Layanan Pembayaran Pajak – MPN Generasi 3 (MPN G3)
Layanan Pembayaran Pajak tersedia pada Internet Banking, Mobile Banking (SOL), Firm Banking (Host to Host), dan Cabang.
Untuk pembayaran 3 (tiga) jenis Tagihan Pajak sebagai berikut:
- Billing DJP (Dirjen Pajak), digit pertama pada kode billing pajak adalah 0,1,2,3
- Billing DJBC (Dirjen Bea Cukai), digit pertama pada kode billing pajak adalah 4,5,6
- Billing DJA (Dirjen Anggaran), digit pertama pada kode billing pajak adalah 7,8,9
Sehubungan dengan telah diimplementasikannya pengembangan Layanan MPN G3 oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia sesuai dengan surat nomor S-159/PB.8/2023, maka mulai tanggal 24 Januari 2024 berlaku perubahan sebagai berikut:
Perubahan data detil pajak/ elemen data Bukti Penerimaan Negara (BPN atau e-slip pajak) pada jenis Billing DJP:
| Sebelum Perubahan | Setelah Perubahan | |
| Data Pembayaran | Tanggal dan Jam Bayar | Tanggal dan Jam Bayar |
| Tanggal Buku | Tanggal Buku | |
| NTB | NTB | |
| NTPN | NTPN | |
| STAN | STAN | |
| Data Setoran | Kode Billing | Kode Billing |
| NPWP | NPWP | |
| Nama Wajib Pajak | Nama Wajib Pajak | |
| Alamat | Alamat | |
| Nomor Objek Pajak | Jumlah Detail | |
| Mata Anggaran | Jumlah Setoran | |
| Jenis Setoran | Kode Mata Uang | |
| Masa Pajak | ||
| Nomor Ketetapan | ||
| Jumlah Setoran | ||
| Kode Mata Uang |
Catatan:
1. Transaksi pembayaran Billing DJP yang telah sukses sebelum 24 Januari 2024 masih menggunakan format BPN/ e-slip lama (sebelum perubahan).
2. Tidak terdapat perubahan pada Billing DJBC (Dirjen Bea Cukai)
Data detil pajak/ elemen data Bukti Penerimaan Negara (BPN atau e-slip pajak) tetap sama:
| Data Pembayaran | Tanggal dan Jam Bayar |
| Tanggal Buku | |
| NTB | |
| NTPN | |
| STAN | |
| Data Setoran | Kode Billing |
| ID Wajib Bayar Pajak | |
| Nama Wajib Bayar Pajak | |
| Jenis Dokumen | |
| Nomor Dokumen | |
| Tanggal Dokumen | |
| Kode KPPBC | |
| Jumlah Setoran | |
| Kode Mata Uang |
3. Tidak terdapat perubahan pada Billing DJA (Dirjen Anggaran)
Data detil pajak/ elemen data Bukti Penerimaan Negara (BPN atau e-slip pajak) tetap sama:
| Data Pembayaran | Tanggal dan Jam Bayar |
| Tanggal Buku | |
| NTB | |
| NTPN | |
| STAN | |
| Data Setoran | Kode Billing |
| Nama Wajib Bayar Pajak | |
| Kementrian/Lembaga | |
| Unit Eselon I | |
| Satuan Kerja | |
| Jumlah Setoran | |
| Kode Mata Uang |
Petunjuk Pembayaran
Teller/Cabang
- Gunakan Slip Setoran dengan mencantumkan kode billing.
- Serahkan Slip Setoran kepada Teller.
- Teller akan memerikan kode billing pada sistem Bank.
- Jika kode billing valid, proses pembayaran dapat dilanjutkan.
- Jika tidak valid atau kedaluwarsa, Teller akan menyarankan Anda membuat ulang kode billing.
- Lakukan pembayaran tunai atau debet rekening, lalu Nasabah memasukkan PIN saat diminta oleh Teller di mesin Pinpad.
- Teller akan memproses transaksi hingga status pembayaran berhasil.
- Setelah berhasil, Teller akan memberikan:
- Bukti Penerimaan Negara (BPN)
- Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN)
IB/SOL Individual
- Login IB/SOL Individual
- Pilih menu Pembayaran
- Pilih produk Pajak/Tax
- Pilih rekening sumber dana
- Input kode billing yang akan dibayar
- Periksa kembali detail transaksi pada layar konfirmasi
- Input OTP/MOTP
- Transaksi selesai dan periksa hasil transaksi pada menu e-slip
IB/SOL Corporate
- Proses Maker
- Login IB/SOL Corporate
- Pilih menu Pembayaran
- Pilih produk Pajak/Tax
- Pilih rekening sumber dana
- Input kode billing yang akan dibayar
- Periksa detail transaksi pada layar konfirmasi
- Pilih Approver dan Input OTP Maker Corporate
- Transaksi telah terdaftar dan status persetujuan dapat dilihat pada menu Kelola Transaksi -> Pemeriksaan Status Persetujuan
- Proses Approver
- Login IB/SOL Corporate
- Pilih menu Kelola Transaksi -> Disetujui/Tidak Disetujui
- Pilih transaksi pembayaran Pajak/Tax yang akan diproses
- Periksa detail transaksi pada layar konfirmasi
- Approve dan Input OTP Approver Corporate
- Transaksi selesai dan periksa hasil transaksi pada menu e-slip
